Akibat Program “Wonderful Indonesia” terhadap Kunjungan Wisatawan Asing

Wonderful Indonesia: Kilau Branding, Bayang-Bayang Angka Wisman

Program "Wonderful Indonesia" (WI) diluncurkan dengan ambisi besar untuk mempromosikan pariwisata Indonesia ke mata dunia dan secara signifikan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan asing (wisman). Tidak dapat dipungkiri, WI berhasil menciptakan brand awareness yang kuat dan menempatkan Indonesia di peta pariwisata global sebagai destinasi yang kaya akan keindahan alam, budaya, dan keramahan. Kampanye visualnya yang memukau sukses menarik perhatian dan menumbuhkan minat.

Namun, akibat program ini terhadap peningkatan signifikan kunjungan wisman tidak selalu sejalan dengan gemuruh promosinya. Salah satu konsekuensi yang muncul adalah ketimpangan antara ekspektasi yang dibangun oleh branding dengan realitas di lapangan. Wisatawan yang datang, setelah terpesona oleh promosi, kerap menghadapi tantangan seperti:

  1. Infrastruktur yang Belum Merata: Aksesibilitas transportasi (penerbangan, darat), kualitas akomodasi, dan fasilitas pendukung di beberapa destinasi unggulan masih kurang memadai atau belum terintegrasi dengan baik.
  2. Kualitas Layanan yang Bervariasi: Standar pelayanan di sektor pariwisata (hotel, restoran, pemandu wisata) belum seragam dan terkadang tidak sebanding dengan standar internasional yang diharapkan.
  3. Konektivitas yang Terbatas: Sulitnya mencapai beberapa destinasi indah karena minimnya pilihan penerbangan atau transportasi publik yang efisien.
  4. Daya Saing Harga: Dibandingkan dengan negara tetangga, paket wisata atau biaya hidup di beberapa destinasi Indonesia bisa terasa kurang kompetitif.

Akibatnya, meskipun "Wonderful Indonesia" sukses dalam menarik minat dan memperkenalkan Indonesia, potensi kunjungan berulang (repeat visit) atau pertumbuhan angka wisman yang eksponensial menjadi terhambat. Branding yang megah membutuhkan fondasi produk wisata yang kokoh dan pengalaman wisatawan yang mulus dari hulu ke hilir. Program ini telah menjadi pintu gerbang yang indah, namun tantangannya kini adalah memastikan setiap langkah di dalamnya seindah janjinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *