Demam Berdarah: Kenali Gejalanya, Putus Rantai Penularannya!
Demam Berdarah Dengue (DBD) bukan sekadar demam biasa. Ini adalah penyakit serius yang disebabkan oleh virus Dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Terutama di musim hujan, DBD menjadi ancaman nyata yang bisa berakibat fatal jika tidak ditangani dengan cepat.
Indikasi (Gejala) DBD yang Perlu Diwaspadai:
Gejala DBD bervariasi, namun umumnya dimulai dengan:
- Demam tinggi mendadak: Suhu tubuh bisa mencapai 39-40°C selama 3-7 hari.
- Sakit kepala hebat: Terutama di bagian dahi.
- Nyeri di belakang mata: Terasa saat menggerakkan bola mata.
- Nyeri otot dan sendi: Sering disebut sebagai "breakbone fever" karena rasa nyerinya yang hebat.
- Mual dan muntah: Dapat disertai hilang nafsu makan.
- Ruam kemerahan: Muncul di kulit setelah beberapa hari demam.
Waspadai Tanda Bahaya:
Jika gejala di atas disertai dengan perdarahan (mimisan, gusi berdarah, bintik merah di kulit), nyeri perut hebat, muntah terus-menerus, lesu, gelisah, atau tangan/kaki dingin, segera cari pertolongan medis. Ini adalah tanda DBD berat yang membutuhkan penanganan darurat.
Pencegahan: Putus Rantai Nyamuk dengan 3M Plus:
Kunci pencegahan DBD adalah memutus rantai perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti. Lakukan gerakan 3M Plus secara rutin:
- Menguras: Bersihkan tempat penampungan air (bak mandi, vas bunga, ember, penampungan dispenser) setidaknya seminggu sekali.
- Menutup: Tutup rapat semua tempat penampungan air agar nyamuk tidak bisa masuk dan bertelur.
- Mendaur Ulang/Memanfaatkan: Singkirkan atau daur ulang barang bekas yang bisa menampung air hujan (ban bekas, kaleng, botol, plastik).
Serta ‘Plus’ dengan tindakan lain seperti:
- Menaburkan bubuk larvasida (abate) pada tempat penampungan air yang sulit dikuras.
- Menggunakan kelambu saat tidur atau lotion anti nyamuk.
- Menanam tanaman pengusir nyamuk di sekitar rumah.
- Memelihara ikan pemakan jentik di kolam.
- Memastikan ventilasi rumah baik agar tidak lembap.
DBD adalah tanggung jawab bersama. Dengan mengenali gejalanya dan melakukan pencegahan secara konsisten, kita dapat melindungi diri sendiri, keluarga, dan komunitas dari ancaman serius ini. Jangan biarkan nyamuk pembawa DBD berkembang biak di sekitar kita!