Asam Lambung Meradang? Santapan Ini Wajib Anda Hindari!
Sensasi terbakar di dada, perut kembung, hingga mual adalah tanda asam lambung sedang kambuh. Saat momen tak nyaman ini tiba, pemilihan makanan menjadi kunci utama untuk meredakan gejala. Ada beberapa santapan yang sebaiknya Anda jauhkan demi kenyamanan lambung.
1. Makanan Pedas dan Berlemak:
Cabai, lada, gorengan, makanan cepat saji, dan daging berlemak tinggi adalah pemicu utama. Makanan pedas dapat mengiritasi dinding lambung, sementara lemak tinggi memperlambat pengosongan lambung, sehingga asam lebih lama "mengendap" dan berpotensi naik ke kerongkongan.
2. Buah dan Minuman Asam:
Jeruk, lemon, tomat, saus tomat, dan cuka memiliki kandungan asam yang tinggi. Konsumsi ini secara langsung dapat memicu iritasi dan meningkatkan produksi asam lambung, memperburuk rasa perih.
3. Kafein, Cokelat, Peppermint, dan Alkohol:
Kopi, teh berkafein tinggi, minuman bersoda, cokelat, permen mint, dan minuman beralkohol memiliki efek melemaskan sfingter esofagus bagian bawah (LES) – ‘pintu’ antara kerongkongan dan lambung. Ketika LES ini rileks, asam lambung jadi lebih mudah naik.
4. Minuman Bersoda:
Gelembung gas dalam minuman bersoda tidak hanya menyebabkan perut kembung, tapi juga meningkatkan tekanan di dalam lambung. Tekanan ini dapat mendorong asam lambung kembali ke kerongkongan, memicu refluks.
Meskipun setiap orang bisa memiliki pemicu yang sedikit berbeda, menghindari kelompok makanan di atas adalah langkah awal yang sangat baik untuk meredakan gejala asam lambung yang sedang meradang. Prioritaskan makanan hambar, rendah lemak, dan tidak asam demi kenyamanan lambung Anda.