5 Permasalahan Kesehatan yang Kerap Dirasakan Lanjut usia

Usia Emas yang Tangguh: 5 Tantangan Kesehatan Utama yang Kerap Dihadapi Lansia

Penuaan adalah sebuah perjalanan alami yang membawa berbagai perubahan pada tubuh. Memasuki usia lanjut, atau yang sering disebut usia emas, pemahaman akan permasalahan kesehatan yang kerap muncul menjadi kunci untuk menjaga kualitas hidup dan kemandirian. Mengenali dan mengelola tantangan ini adalah langkah awal menuju usia emas yang lebih berkualitas.

Berikut adalah 5 permasalahan kesehatan yang umum dirasakan oleh para lansia:

  1. Gangguan Sendi dan Otot (Osteoarthritis & Osteoporosis)
    Nyeri sendi kronis akibat radang sendi (osteoarthritis) dan pengeroposan tulang (osteoporosis) adalah keluhan yang sangat umum. Kedua kondisi ini dapat menyebabkan nyeri, kekakuan, keterbatasan gerak, dan meningkatkan risiko patah tulang, yang secara signifikan mengurangi mobilitas dan kemandirian lansia.

  2. Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah
    Hipertensi (tekanan darah tinggi), penyakit jantung koroner, dan stroke memiliki prevalensi tinggi pada lansia. Faktor usia membuat pembuluh darah kurang elastis dan jantung bekerja lebih keras. Kondisi ini memerlukan pemantauan rutin dan pengelolaan gaya hidup untuk mencegah komplikasi serius seperti serangan jantung atau kelumpuhan.

  3. Penurunan Fungsi Kognitif (Demensia)
    Meskipun bukan bagian normal dari penuaan, penurunan fungsi kognitif seperti demensia (termasuk Alzheimer) seringkali muncul di usia lanjut. Ini ditandai dengan gangguan memori, kesulitan berpikir, disorientasi, dan perubahan perilaku, yang secara bertahap memengaruhi kemampuan lansia untuk beraktivitas sehari-hari dan berinteraksi sosial.

  4. Diabetes Mellitus Tipe 2
    Diabetes tipe 2, di mana tubuh kesulitan mengatur kadar gula darah, sering terdiagnosis pada usia lanjut. Jika tidak terkontrol, diabetes dapat menyebabkan komplikasi serius pada mata, ginjal, saraf, pembuluh darah, dan jantung, sehingga memerlukan diet ketat, aktivitas fisik, dan pengobatan teratur.

  5. Risiko Jatuh dan Cedera
    Otot yang melemah, keseimbangan yang buruk, penglihatan yang menurun, dan penggunaan beberapa obat-obatan dapat meningkatkan risiko jatuh pada lansia. Jatuh bisa berakibat fatal atau menyebabkan cedera serius seperti patah tulang panggul atau cedera kepala, yang seringkali memicu hilangnya kemandirian dan trauma psikologis.

Kesimpulan:
Kelima permasalahan di atas memang kerap mengintai, namun bukan berarti tidak dapat dikelola. Deteksi dini, gaya hidup sehat, aktivitas fisik teratur, nutrisi seimbang, dan konsultasi rutin dengan dokter adalah kunci untuk menjalani usia emas dengan lebih berkualitas dan bermartabat.

Exit mobile version