Kapan Wajib Periksakan Mata ke Dokter?

Mata Sehat, Hidup Cemerlang: Kapan Wajib Periksa ke Dokter Mata?

Mata adalah jendela dunia kita, namun seringkali kita baru menyadari pentingnya saat ada keluhan. Padahal, banyak kondisi mata serius yang tidak menunjukkan gejala di tahap awal. Lalu, kapan waktu yang tepat untuk memeriksakan mata ke dokter?

1. Pemeriksaan Rutin (Tanpa Keluhan): Pencegahan Adalah Kunci

  • Anak-anak: Sangat penting untuk deteksi dini masalah refraksi (minus/plus) atau amblyopia (mata malas) yang bisa menghambat perkembangan. Rekomendasi: Usia 6 bulan, 3 tahun, sebelum masuk sekolah, dan setiap 1-2 tahun setelahnya.
  • Dewasa (di bawah 40 tahun): Jika tidak ada keluhan atau riwayat penyakit, cukup setiap 2-4 tahun.
  • Dewasa (di atas 40 tahun): Risiko glaukoma, katarak, dan presbiopia (mata tua) mulai meningkat. Disarankan setiap 1-2 tahun.
  • Lansia (di atas 60 tahun): Risiko penyakit mata serius lebih tinggi. Idealnya setiap tahun.

2. Kapan Harus Segera Periksa? (Dengan Keluhan)

Jangan tunda kunjungan ke dokter mata jika Anda mengalami salah satu dari kondisi berikut:

  • Perubahan Penglihatan Mendadak: Penglihatan kabur, ganda, berbayang, kehilangan sebagian lapang pandang, atau kesulitan melihat dalam gelap.
  • Nyeri atau Ketidaknyamanan: Mata merah, gatal, berair berlebihan, bengkak, terasa ada benda asing, atau nyeri tajam.
  • Sensitif Terhadap Cahaya (Fotofobia): Terutama jika disertai nyeri kepala atau mual.
  • Melihat Kilatan Cahaya atau Bintik Hitam (Floaters): Terutama jika muncul tiba-tiba atau sangat banyak, bisa menjadi tanda masalah retina.
  • Cedera Mata: Benturan, kemasukan benda asing, atau paparan bahan kimia.
  • Mata Lelah/Sakit Kepala: Terutama setelah membaca atau menatap layar dalam waktu lama.

3. Faktor Risiko Tinggi: Perlu Pemeriksaan Lebih Sering

Anda termasuk kelompok yang perlu pemeriksaan lebih sering jika:

  • Penderita Diabetes atau Hipertensi: Kondisi ini dapat merusak pembuluh darah mata. Periksa setidaknya setahun sekali, atau sesuai anjuran dokter.
  • Riwayat Keluarga: Ada riwayat glaukoma, degenerasi makula, atau katarak dalam keluarga.
  • Pengguna Lensa Kontak: Untuk memastikan kesehatan kornea dan kebersihan lensa.
  • Penggunaan Obat-obatan Tertentu: Beberapa obat memiliki efek samping pada mata.

Kesimpulan:

Ingat, banyak penyakit mata tidak menunjukkan gejala di tahap awal hingga kerusakan sudah parah. Pemeriksaan mata rutin adalah investasi penting untuk menjaga kesehatan mata jangka panjang dan kualitas hidup Anda. Jangan tunda, jadwalkan pemeriksaan mata Anda sekarang!

Exit mobile version